Dias akhirnya kembali ke kampung halaman setelah puluhan tahun berperang. Ia disambut sebagai pahlawan dan langsung dianugerahi wilayah kekuasaan sendiri... yang ternyata tak lebih dari sekadar padang rumput kosong. Jumlah penduduk: nol. Dias, yang sepanjang hidupnya hanya mengenal pertempuran, pun merasa bingung. Bagaimana ia bisa bertahan hidup—apalagi mengubah wilayahnya menjadi negeri yang maju dan makmur—ketika sejauh mata memandang hanya ada hamparan rumput? Untungnya bagi Dias, seorang gadis bertanduk bernama Alna akan menunjukkan kepadanya bahwa padang rumput itu menyimpan lebih banyak hal daripada yang terlihat sekilas!